Sunday, September 6, 2009

Ratapan Seorang Hamba

Ya Allah ampunkanlah dosa hambaMu ini, hambaMu yang kadang sombong dihadapanMu, hambaMu yang sering ingkar akan segala kenikmatan yang Engkau berikan, dan hambaMu yang sering lupa untuk bersyukur kepadaMu.
Sombong karena hamba merasa diri hamba sudah hebat, sudah kuat, dan sudah tidak bergantung pada siapapun, padahal hanya Engkaulah yang berhak sombong, apa yang di banggakan dari hamba, apa yang dimiliki oleh hamba, dan apa kepunyaan hamba! Semuanya adalah milikMu ya Allah, semuanya kepunyaanMu ya Allah, dan semunya hanyalah amanah dariMu ya Allah, maka tidak pantaslah diri ini menyombongkan diri. Ya Allah bimbinglah hambaMu ini untuk selalu menjaga amanahMu dengan sebaik-baiknya.
Ingkar karena hambaMu sudah dilupakan oleh kenikmatan dunia yang gemerlap dan yang fana, kenikmatan yang semu belaka, padahal kenikmatan itu hanyalah ujian bagi hamba, kenikmatan yang tak seharusnya melupakan hamba dariMu, tetapi kenikmatan yang akan menguatkan hati hamba untuk terus menerus mendekatkan diri kepadaMu.
Lupa karena hati hamba menghitam pekat disebabkan banyak sekali maksiat yang hamba lakukan, padahal Engkau sangat murka dengan orang yang berbuat maksiat, hamba ingin sekali tidak melakukan itu semua, tapi hati hambaMu ini sulit sekali keluar dari gelapnya hati. Oleh kerana itu ya Allah berilah hamba petunjukMu, petunjuk yang dapat menerangkan hati hamba, petunjuk yang dapat menguatkan hati hamba, dan petunjuk yang dapat membawa hambaMu ini untuk menggapai redhaMu ya Allah.
Ya Allah berapa banyak nikmatMu yang hamba ingkari dan kufuri, harus berapa lama lagi ya Allah, hambaMu ini berada dalam kesesatan, kesesatan yang menyesak hati dan menyayat hati, ingin sekali bisa merengkuh nikmatnya Iman dan nikmatnya Islam, tetapi lagi-lagi ya Allah, hamba terhambat, dikeranakan kemalasan hamba, kelalaian hamba bahkan kosombongan hamba.
Ya Allah terangkanlah dan cerahkanlah hati hambaMu ini, secerah mentari pagi hari yang dapat menerangi kegelapan malam dan menghancurkan kekufuran. Hati hamba bergolak tak karuan, kadang naik bahkan kadang turun, padahal hamba telah berusaha untuk tidak seperti itu, hanya pertolonganMu lah ya Allah yang dapat menjadikan hamba kuat untuk menghadapi semua itu, berilah kekuatan hamba untuk mempertahankan ketika iman hamba sedang kuat, dan berikan kekuatan pula ketika iman sedang turun agar bisa meningkat lagi, sehingga hamba boleh mendekat denganMu dengan hati yang bersih dan suci, hamba tidak ingin menemuiMu ketika hamba sedang kotor, ketika hamba berhati hitam, dan ketika hamba terperosok ke dalam jurang yang gelap gulita sehingga menggelapkan mata hati ini.
Ya Allah sering sekali hati ini berpaling dariMu, cinta yang Engkau ciptakan kepada hamba yang Engkau tanam di hati hamba, sering sekali hamba manfaatkannya bukan untuk beribadah dan mendekatkan diri kepadaMu, tetapi kadang cinta ini membuat hamba lupa padaMu, lupa dari segala-galanya. Hamba sering sekali lebih mencintai ciptaanMu daripada kepadaMu ya Allah. Hamba sering mencintai lawan jenis tidak keranaMu ya Allah, hamba lebih sering mencintai harta tidak keranMu ya Allah, dan hamba lebih sering mencintai takhta tidak keranaMu ya Allah. Cinta apakah itu ya Allah, apakah bukan cinta tapi hawa nafsu , jika benar memang hanya sebuah hawa nafsu, maka lepaskanlah ya Allah cinta yang seperti itu, hamba tidak ingin merasakan cinta yang seperti itu, cinta kerana hawa nafsu, cinta yang tidak baik untuk kesihatan hati hamba ini ya Allah.
Ya Allah semoga deraian air mata yang menitis ini sebagai saksi bahwa hamba benar-benar ingin bertaubat kepadaMu, bertaubat dari perbuatan kemaksiatan, bertaubat dari hati yang berprasangka buruk, dan bertaubat dari fikiran-fikiran yang kotor. Biarkanlah air mata taubat ini menitis dengan ikhlas, sehingga hati yang keras sekeras baja ini bisa luluh dengan keikhlasan air mata ini.
Ya Allah berapa banyak hati manusia yang tersakiti oleh tajamnya lidah ini, padahal lidah ini amanah dariMu ya Allah yang harus hamba jaga dan rawat. Hamba sering mengaku cinta padaMu tetapi jarang sekali lidah ini menyebut namaMu malahan lebih sering menyebut saudara hamba dengan sebutan hinaan, makian dan cacian bahkan tidak jarang hamba membuka aibnya. Dimanakah ya Allah letak cinta hamba kepadaMu, sungguh hina dina diri hambaMu ini.
Ya Allah berapa banyak kulit manusia yang tersakiti oleh kerasnya pukulan tangan ini. Jarang sekali tangan ini untuk bersedekah, padahal di kiri dan di kanan hamba masih banyak saudara hamba yang kelaparan dan kesulitan tetapi hamba lebih sering menyakiti dan menyombongkan diri dihadapannya sulit sekali untuk mengulurkan bantuan kepada mereka. Kemudian tangan ini pun Jarang sekali digunakan untuk menulis ayat-ayat Qur’anMu ya Allah untuk berdakwah, tetapi lebih sering menulis kata-kata untuk menyakiti saudara hamba, untuk menghina saudara hamba, dan juga untuk menyesatkan saudara hamba.
Ya Allah mata yang Engkau amanahkan kepada hamba lebih sering digunakan untuk melihat hal-hal yang buruk, padahal jikalau Engkau menghendaki mata ini tidak dapat melihat lagi. Ya Allah bimbing mata ini untuk melihat ayat-ayat kauniyahMu ya Allah. Melihat firman-firmanMu ya Allah dan untuk melihat ciptaanMu yang begitu indah dan hebatnya.
Ya Allah kedua telinga yang Engkau amanahkan kepada hamba lebih sering hamba gunakan untuk mendengar ghibah, mendengar perkataan kotor, dan mendengar obrolan-obrolan yang tidak bermanfaat. Padahal hamba ingin sekali mendengar indahnya ayat-ayat cintaMu ya Allah, ingin mendengar firman-firmanMu ya Allah dan ingin sekali mendengar syari’atMu tegak dibumi ini.
Ya Allah bimbinglah hamba ini agar lidah, tangan, mata dan telinga hamba dapat menjadi sebagai sarana untuk menggapai redhaMu ya Allah, hanya redhaMu lah yang hamba cari, dan hanya RedhaMu lah kenikmatan yang terbesar bagi hamba.
Ya Allah jauhkan lah hamba dari syaitan yang terkutuk, syaitan yang selalu menggoda hamba ketika hamba mendekatkan diri kepadaMu, syaitan yang selalu menggrogoti iman dan Islam hamba, dan syaitan yang selalu memberikan kenikmatan tapi menghancurkan, belum cukupkah wahai syaitan engkau menghancurkan hidupku?
Ya Allah hamba hanya ingin menjadi hambaMu yang benar-benar hamba, seoarang hamba yang patuh dan ta’at seorang hamba yang siap menerima perintah apapun dariMu ya Allah, dan seorang hamba yang selalu mencintaiMu dimanapun dan kapanpun.
Ya Allah terima kasih dan bersyukur kepadaMu dari segala nikmat yang telah, sedang, dan akan Engkau berikan kepada hamba, jadikanlah hambaMu ini termasuk orang-orang yang bersyukur. Amin, amin ya Robal ‘alamin

sEdiH vs GemBirA

Bersedih boleh meminimakan nilai hidup.. Kenapa perlu bersedih? Dan apa pula bersedih itu? Sedih itu adalah penyakit hati.. Bersedih ialah emosi normal bagi seorang manusia.. Jika tidak bersedih ini bermakna dia bukan seorang manusia yang normal.. Ya.. Itu aku pasti.. Bila masa pula perlu bersedih? Perasaan itu akan menyerang secara tiba² mengikut situasi dan keadaan..
Setiap manusia diberi
personaliti berbeza.. Berbeza juga perasaannya.. Ada yang menganggap sedih itu indah.. Selalunya kesedihan itu akan menjadi kenangan yang sangat mahal tatkala kegembiraan mulai mekar.. Ada yang menganggap sedih itu terlalu pahit.. Memang sukar dipendam ataupun dipadam.. Sampai bila² pun ia tetap menjadi calar dalam larian kehidupan..
Kesedihan adalah antonim bagi kegembiraan.. Sama seperti racun yang berantonimkan penawar.. Jadilah kegembiraan itu sebagai ubat.. Bukannya sukar mencari kegembiraan seperti sukarnya menerima kesedihan.. Nikmati kegembiraan itu sebaiknya supaya ianya bakal menjadi penawar yang baik suatu hari nanti mungkin..

Memang perlu bersedih tapi bukan menjadikannya pilihan..

Doa Seorang Hamba

Ya Allah....
Ini air mataku yang tumpah kerana menyesali dosa
Ini sujudku yang menginsafi rasa kehambaan diri
Ini tanganku yang memohon keampunan dan rahmat-Mu
Ini wajahku yang menghadap-Mu dengan rasa kehinaan
Jadikanlah air mataku, sujudku, tanganku dan wajahku ini
sebagai saksi di akhirat.....
Bahawa aku pernah merintih keampunan daripada-Mu
Jadikanlah air mataku, sujudku, tanganku dan wajahku ini
sebagai pemberat ketika amalanku di timbang.
Sesungguhnya terlalu gentar hati ini apabila mengenangkannya
Jadikanlah air mataku, sujudku, tanganku dan wajahku ini
sebagai penyelamat ketika di humban ke dalam api neraka-Mu....
Sesungguhnya tiada amalanku yang layak untuk menyelamatkan diri.
Tuhan.....Tiada amalanku yang dapat di persembahkan sempurna kepada-Mu....
Kerana kebaikanku telah di tembusi kejahatanku
Melainkan hanya ini yang menjadi harapan....
Air mata penyesalan,
sujud seorang hamba,
tangan yang sentiasa mengharap rahmat-Mu dan
wajah yang malu memandang-Mu.
Meskipun rayuan setinggi gunung,
Namun ....Kesangsian datang di celah harapan
Apakah air mata yang mengalir seikhlas air mata penyesalan
Nabi Adam selama 200 tahun hingga bumi terbelah menjadi sungai ?
Apakah sujudku ini sehebat
Uwais Al Qarni yang merintih hingga dini hari?
Apakah tanganku ini menadah serta memohon seperti
ketulusan tangan Siti Mariam yang merayu ke hadrat Ilahi?
Apakah sujudku yang mengadap-Mu ini seperti
Rabiatul Adawiyah yang mengadap-Mu dengan rasa kehinaan?
Semua kesangsian ini
Ya Allah mendatangkan kegentaran di dada untuk mengadap-Mu.....
Tetapi.......Hanya ini yang ada padaku.....
Ya Allah..Rabbulizzati..
Ampunilah dosa hamba-Mu yang hina ini...
AminYa Rabbalalamin..

Saturday, September 5, 2009

~air mata keinsafan~the zikr.....


Kami telah memilih lagu ini kerana kami merasakan titisan air mata kerana kesedihan adalah hanya untuk air mata keinsafan. memang sukar untuk kita menitiskan air mata keinsafan, jadi hayatilah lirik ini dengan mata hati....

Air mata keinsafan
Yang mengalir di malam sepi
Inilah dia pelembut jiwa
Bagi mendapat kasih Ilahi

Rintihan di pertiga malam
Dari seorang hamba yang dhoif
Kerna mengenang segala dosa
Moga mendapat keampunan dari Ilahi

Setiap kekasih Allah
Menempuhi jalan ini
Untuk mereka memiliki kejayaan
Ayuh bersama kita susuli
Perjalanan kekasih Allah
Agar kita tiada rugi
Dalam meniti hidup ini

Deraian air mata ini
Titisan yang paling berharga
Buat menyimbah api neraka
Moga selamat di titian Sirat
Bahagia menuju syurga abadi

lirik yg kami dapat adalah daripada sebuah kumpulan nasyid the zikr,sebuah kumpulan nasyid lama yang banyak menyumbangkan lagu-lagu yg penuh pengisian dan pengajaran..

moga,lirik ini menbuatkan kita terfikir,betapa besarnye nilai setitik air mata keinsafan...

~tribute istimewa untuk mereka yang bersedih....

video

~Hikmat Sebuah Kesedihan
















kesedihan memang tidak dapat dihindari dan seseorang terpaksa harus bersedih karana suatu peristiwa atau pengalaman telah berlaku pada dirinya. Oleh karena itu, ketika seorang hamba ditimpa kesedihan hendaknya ia sentiasa melawannya dengan doa-doa dan cara lain yang memungkinkan untuk mengawalnya.


Kesedihan yang terpuji adalah kesedihan yang disebabkan oleh ketidakmampuan menjalankan suatu ketaatan atau kerana tersungkur dalam jurang kemaksiatan. Dan kesedihan seorang hamba yang disebabkan oleh kesedaran bahawa ketaatan dirinya kepada Allah sangat kurang. Maka, hal itu menandakan bahawa hatinya hidup dan terbuka untuk menerima hidayah dan cahaya-Nya.


Contoh kesedihan ini adalah kisah tiga sahabat yang tidak mengikuti perang Tabuk tanpa alasan yang dibenarkan oleh syariat. Mereka adalah Ka’ab bin Malik, Murarah bin Rabi’ dan Hilal bin Umayyah. Mereka merasakan kesedihan yang berlipat-lipat seolah-olah bumi telah menjadi sempit dan jiwa mereka pun terasa sempit.


Sementara itu, makna sabda Rasulullah dalam sebuah hadis sahih yang berbunyi,


"Tidaklah seorang mukmin ditimpa sebuah kesedihan, kegundahan dan kerisauan, kecuali Allah pasti akan menghapus sebagian dosa-dosanya,"


Hadis ini menunjukkan bahwa kesedihan, kegundahan dan kerisauan itu merupakan musibah dari Allah yang apabila menimpa seorang hamba, maka hamba tersebut akan diampuni sebagian dosa-dosanya. Dengan begitu, hadits ini bererti tidak menunjukkan bahwa kesedihan, kegundahan dan kerisauan merupakan sebuah keadaan yang harus diminta dan dirasakan.


Hal ini nampak dari kesedihan Ummul Mukminin, ‘Aisyah binti Abu Bakar yang merasakan kesedihan luar biasa ketika difitnah. Kesedihan yang beliau rasakan merupakan ujian yang Allah berikan kepadanya untuk menambah pahala dan mengangkat darjat beliau.


Allah berfirman,

“...Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu...” (QS. An-Nuur: 11)


Akan tetapi seorang hamba tidak dibenarkan meminta atau mengharap kesedihan dan menyangka bahawa hal itu merupakan sebuah ibadah yang diperintahkan, diredai atau disyariatkan Allah untuk hamba-Nya kerana jika memang semua itu dibenarkan dan diperintahkan Allah, pastilah Rasulullah S.A.W akan menjadi orang pertama yang akan mengisi seluruh waktu hidupnya dengan kesedihan-kesedihan dan akan menghabiskannya dengan berdukacita. Dan hal seperti itu jelas sangat tidak mungkin kerana sebagaimana kita ketahui, hati baginda selalu lapang dan wajahnya selalu dihiasi senyuman, hatinya selalu diliputi keredaan, dan perjalanan hidupnya selalu dihiasi dengan kegembiraan.

~zikir munajat Laa Tahzan


Zikir Munajat- JANGAN BERSEDIH - Awesome video clips here


Ingatlah tiada ubat yang paling mujarab dalam merawat kesedihan melainkan berzikir kepada Allah kerana Dia yang Pencipta kesedihan. Terdapat satu penawar yang mujarab untuk mententeramkan hati.

Firman Allah di dalam surah Ar-R’ad ayat 28, “(Iaitu) orang-orang yang beriman dan tenang tenteram hati mereka dengan zikrullah. Ketahuilah dengan zikrullah itu, tenang tenteramlah hati manusia.”

Apa yang Perlu buat..Jika rasa SEDIH

• Biasakan diri berada dalam keadaan berwuduk
Jiwa kita akan menjadi tenang jika membiasakan diri mengambil wuduk sebelum melakukan pekerjaan. Kerja yang susah akan menjadi senang dan mudah diselesaikan. Para pelajar misalnya, disarankan agar membiasakan diri mengambil wuduk sebelum mengulang kaji pelajaran agar apa yang dibaca akan mudah dingati.

• Perbanyakkan membaca Al-Quran
Ganjaran yang besar akan diberikan Allah bagi sesiapa yang membaca Al-Quran walaupun satu ayat. Waktu yang sesuai bagi kita untuk membaca Al-Quran ialah selepas solat lima waktu dan waktu-waktu lain seperti ketika berehat dan sebelum tidur. Oleh itu, jadikanlah Al-Quran sebagai teman paling akrab pada sepanjang waktu.

• Banyakkan Solat Sunat
Sebagai makhluk paling mulia di sisi Allah, kita disuruh membanyakkan amal ibadat kita sehari-hari. Antaranya, dengan mendirikan solat sunat. Solat sunat hajat, solat sunat taubat, solat sunat tasbih adalah antara pelbagai solat sunat yang terdapat dalam Islam. Kita bangun pada sepertiga malam dan mendirikan solat-solat sunat tersebut agar beroleh ketenangan dan kekuatan daripada Allah.

• Selalu berdoa kepada Allah
Allah telah berpesan iaitu jangan menyembah selain daripada-Nya. Ini bererti kita disuruh berdoa hanya kepada Allah yang Maha Esa dan dilakukan secara berterusan. Waktu-waktu mustajab berdoa adalah pada malam Jumaat, tengah malam, pagi sebelum waktu Subuh, malam hari raya, ketika waktu azan dan iqamah. Insya-Allah, Allah akan memakbulkan doa setiap hamba-Nya yang benar-benar ikhlas. Namun, kita perlulah sedar bahawa sebarang rezeki tidak akan datang bergolek sekiranya tanpa usaha yang bersungguh-sungguh.Maka kita perlulah berusaha supaya mencapai sesuatu di samping berdoa hanya kepada Allah yang Esa.

• Bersangka baik dengan Allah
Kita sebagai manusia biasanya tidak akan terlepas daripada berhadapan dengan ujian dalam hidup. Semuanya itu adalah ujian daripada Allah bertujuan menguji keimanan kita sebagai hamba-Nya. Oleh itu, kita mestilah bersangka baik dengan Allah dan janganlah menyalahkan-Nya jika terjadi sesuatu ke atas diri kita. Kita juga mesti percaya bahawa tentu ada hikmah di sebalik kejadian itu.

• Lakukan kegiatan luar seperti bersukan
Orang ramai selalu berkata bahawa badan yang cerdas akan membentuk otak yang cergas. Segala tekanan sewaktu bekerja akan dilupakan apabila kita melakukan aktiviti-aktiviti luar yang dapat menyihatkan tubuh badan seperti bersukan. Situasi akan menjadi lebih menggembirakan jika kita meluangkan masa membawa keluarga pergi beriadah. Ikatan kekeluargaan juga akan bertambah erat dan kukuh.

• Amal diet dengan disiplin yang kuat
Pengambilan makanan yang berlebihan dan tidak seimbang juga merupakan salah satu faktor tekanan sewaktu bekerja. Oleh itu, cara untuk mengurangkan tekanan adalah mengamalkan diet dengan disiplin yang kuat. Diet yang tidak terkawal akan menyebabkan kegemukan dan menimbulkan penyakit kronik yang lain seperti lemah jantung, darah tinggi, kencing manis.

• Menangis dengan sepuas hati
Kesedihan yang dihadapi sekiranya melibatkan individu yang lain dapat diredakan melalui luahan hati kita dengan menuliskan rasa ketidakpuasan hati kita itu dalam sehelai kertas. Sikap cuba menyimpan perasaan tersebut dalam hati boleh menyebabkan diri merana. "Luaran lain hati lain" ada sesetengah individu apabila mereka mengalami sesuatu kesedihan, mereka seolah-olah tidak menunjukkan permasalahan mereka itu. Sebagai contoh, mereka akan sentiasa gembira bila dilihat bersama rakan-rakan tetapi dalam hatinya hanya Allah yang Maha Mengetahui. Maka dengan itulah, menangis dilihat sebagai salah satu cara kita dapat mengurangkan tekanan yang dihadapi di tempat kerja.

• Hargai kebolehan diri sendiri
Kita perlu mempunyai satu sikap yang dipanggil yakin diri. Apabila kita mempunyai keyakinan diri, maka kita tidak akan mempunyai masalah untuk melakukan sesuatu pekerjaan yang disuruh oleh pihak lain sewaktu bekerja. Kita yakin bahawa kita boleh melakukan kerja yang disuruh dengan mudah dan tiada sebarang masalah yang dihadapi. Apa yang penting ialah, kita mesti menghargai kebolehan diri sendiri dan memulakan hidup dengan lebih ceria.

• Cintai diri sendiri
"Cintailah diri kamu sendiri sebelum kamu mencintai diri orang lain". Jelas daripada maksud sepotong hadis ini, kita dapat memahami bahawa kita perlu mencintai diri sendiri terlebih dahulu berbanding orang lain. Diri kita yang selama ini masih pada tahap lama dalam pekerjaan perlu dipertingkatkan dengan cara yang dinyatakan di atas. Kita perlu memulakan kehidupan kita dengan ceria dan penuh dengan senyuman.

~tangisan ketika sedih...



Apabila kita merasai sedih, pasti kita akan menangis. PERNAHKAH anda menangis? Jika menangis, apakah punca dan sebabnya? Menangis adalah fitrah manusia tetapi sebab tangisan akan memberikan harga dan nilai tersendiri. Firman Allah AWT, “…dan bahawasanya DIA lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis.” (Surah An Najm, ayat 43)

Allah yang menciptakan ketawa dan tangis, malah menciptakan sebab tercetusnya tangisan. Banyak air mata mengalir di dunia ini. Sumbernya dari mata, mengalir ke pipi terus jatuh ke bumi. Mata itu kecil namun ia tidak pernah kering. Ia berlaku setiap hari tanpa putus-putus. Seperti sungai yang mengalir ke laut tidak pernah berhenti! Kalaulah air mata itu terkepung, seperti air hujan, banjirlah dunia ini. Ilustrasi untuk Ibnu Qayyim.

10 jenis tangisan menurut Ibnu Qayyim al-Jawziyyah

1. Menangis kerana kasih sayang dan kelembutan hati.
2. Menangis kerana rasa takut.
3. Menangis kerana cinta.

4. Menangis kerana gembira.

5. Menangis kerana menghadapi penderitaan.
6. Menangis kerana terlalu sedih.
7. Menangis kerana terasa hina dan lemah.
8. Menangis untuk mendapat belas kasihan orang.
9. Menangis kerana mengikut-ikut orang menangis.

10. Menangis orang munafik iaitu pura-pura menangis
.


Tangis tercela atau terpuji? Ada juga jenis air mata yang tidak bernilai di sisi Allah SWT, malah kadangkala mendapat kemurkaan Allah. Antaranya menangis tengok filem Hindi atau menangis sehingga meratap mayat dengan meraung, memukul-mukul dada dan badan, malah merobek pakaian apabila ada kematian. Ada pula tangisan sangat-sangat dipuji dan dituntut iaitu tangisan kerana menginsafi dosa-dosa yang lalu atau tangis kerana takut akan azab dan siksa Allah SWT. Tangisan dapat memadamkan api Neraka Ada jenis tangisan nampak biasa sahaja tetapi air mata yang mengalir itu dapat memadamkan api neraka. Ini disahkan oleh Rasulullah SAW dalam satu hadis yang bermaksudnya: “Tidaklah mata seseorang menitiskan air mata kecuali Allah akan mengharamkan tubuhnya dari api neraka.

Dan apabila air matanya mengalir ke pipi maka wajahnya tidak akan dikotori oleh debu kehinaan, apabila seorang daripada suatu kaum menangis, maka kaum itu akan dirahmati. Tidaklah ada sesuatu pun yang tak mempunyai kadar dan balasan kecuali air mata. Sesungguhnya air mata dapat memadamkan lautan api neraka.”
Tangisan yang dimaksudkan ialah tangisan kerana takut kepada Allah. Menangis kerana menyesal atas kesalahan dan dosa, malah tangisan takut kepada azab Allah sangat bernilai di sisi-Nya sehingga air mata itu boleh memadamkan api neraka.

Air mata taubat Nabi Adam a.s.
Beliau menangis selama 300 tahun tanpa mendonggak ke langit tersangat takut dan hibanya terhadap dosa yang telah ia lakukan. Dia bersujud di atas gunung dan air matanya mengalir di jurang Serandip. Dari air matanya itulah Allah telah menumbuhkan pohon kayu manis dan pohon bunga cengkih. Beberapa ekor burung telah meminum akan air mata Adam lalu berkata, “Manis sungguh air ini.” Nabi Adam terdengar lalu menyangka burung itu mempersendakannya lalu ia memperhebatkan tangisannya. Lalu Allah mendengar dan menerima taubat Adam dan mewahyukan, “Hai Adam sesungguhnya belum Aku pernah menciptakan air lebih lazat daripada air mata taubat mu!”

Air mata yang tidak dituntut

1. Janganlah menangis kalau tak tercapai cita-cita. Bukankah Tuhan yang telah tentukannya?

2. Janganlah menangis kerana menonton filem, itukan cuma lakonan saja.

3. Janganlah menangis kerana cinta tak berbalas mungkin dia bukanlah jodoh yang telah Tuhan tetapkan.
4. Janganlah menangis jika gagal dalam seleksi pekerjaan mungkin kita kurang membuat persediaan.
5. Jangan menangis kalau wang kita hilang di jalanan sebab mungkin kita kurang bersedekah dan beramal.
6. Janganlah menangis kalau tidak dinaikkan pangkat. Yakinlah, rezeki itu adalah pemberian Allah SWT.


Sabda Rasulullah s.a.w maksudnya: “Tidak ada sesuatu yang paling disukai Allah SWT selain daripada dua titisan dan dua kesan. Dua titisan itu ialah titisan air mata yang keluar kerana takutkan Allah SWT dan titisan darah yang tumpah di dalam perjuangan di jalan Allah. Manakala dua kesan ialah kesan berjuang di jalan Allah SWT dan kesan kerana menunaikan kefardhuan yang telah difardhukan oleh Allah.” (Hadis riwayat at-Tirmidzi)

Sesungguhnya semua amal tergantung pada niat dan amal yang sedikit tetapi dikerjakan dengan ikhlas adalah lebih baik daripada amal yang banyak tetapi tidak ikhlas. Sifat taqwa merupakan benteng yang menjadikan seseorang itu merasa dekat dengan tuhannya tanpa mengira situasi apapun ia berada sama ada di dalam kelopok orang ramai atau bersendirian. Setiap perlakuannya dipersembahkan kerana Allah.

Tanda-tanda keikhlasan iman kepada Allah itu banyak. Di antaranya ialah seseorang itu akan menangis kerana menyesali dosa-dosa yang telah dilakukannya dan menangis kerana takutkan siksaan Allah. Dan seseorang itu akan berani dalam berjihad menegakkan agama Allah hingga sanggup menghadapi kecedaraan malah menempuh syahid kerana Allah dan seseorang itu akan sabar dan tekun (khusyuk) dalam menjalankan ketaatan kepada Allah hingga terdapat kesan-kesan lebam di dahi dan anggota badannya. Semua ini merupakan ciri-ciri orang yang benar-benar beriman di mana ganjaran daripada perbuatan tersebut amat besar pahalanya di sisi Allah SWT dan diberi ganjaran di hari akhirat kelak.


Salman al-Farisi r.a berkata, sahabat-sahabatku menangis atas tiga perkara, iaitu:

1. Berpisah dengan Rasulullah dan kalangan para sahabat.
2. Ketakutan seorang yang perkasa ketika melihat malaikat Israil datang mencabut nyawanya. 3. Aku tidak tahu sama ada aku akan diperintahkan untuk ke syurga atau neraka

Air mata tanda rahmat Sebagaimana yang telah diterangkan oleh Rasulullah SAW dalam sabda yang bermaksud, jagalah mayat ketika kematiannya dan perhatikanlah tiga perkara, iaitu :

1. Apabila dahinya berpeluh.
2. Airmatanya berlinang.

3. Hidungnya keluar cecair seperti hingus.
Kerana hal-hal tersebut menandakan rahmat Allah SWT untuk si mayat.

Dari Abu Hurariah r.a., dari Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya, "Ada tujuh golongan yang mendapat naungan dari Allah SWT pada hari kiamat kelak, di mana tidak ada sama sekali naungan pada hari itu melainkan naungan dari Allah SWT;

1. Imam (raja atau penguasa) yang adil,

2. Pemuda yang menjadi dewasa dalam beribadat kepada Allah,
3. Orang yang hatinya tergantung di masjid,

4. Dua orang yang saling mencintai satu sama lain kerana Allah. Mereka berkumpul kerana Allah dan berpisah kerana Allah.

5. Seorang laki-laki yang dirayu oleh seorang wanita bangsawan yang cantik untuk berbuat mesum, lalu dia menolak dengan kata, 'Aku takut kepada Allah.'
6. Orang yang bersedekah dengan diam-diam, sehingga tangan kanannya tidak mengetahui apa yang disedekahkan tangan kirinya.

7. Orang yang mengalir air matanya ketika berzikir, mengingat dan menyebut nama Allah dalam keadaan bersunyi diri kerna mengingatkan sifat Jalal dan sifat Jamal Allah SWT."


(Shahih Muslim, diriwayatkan juga oleh Abu Daud dan Ibnu Majah) Sucikanlah empat hal dengan empat perkara :

1. Wajahmu dengan linangan air mata keinsafan,
2. Lidahmu basah dengan berzikir kepada Penciptamu,
3. Hatimu takut dan gementar kepada kehebatan Rabbmu, dan
4. dosa-dosa yang silam disulami dengan taubat kepada Dzat yang memiliki mu.

Simpanlah air mata tangisan itu semua sebagai bekalan untuk menginsafi segala kecuaian yang melanda diri, segala dosa berbentuk bintik hitam yang menggelapkan hati hingga sukar untuk menerima hidayah dari Allah SWT.
Justeru, serulah air mata itu dari persembunyiannya di sebalik kelopak mata, agar ia menitis, membasahi dan mencuci hati, sehingga ia putih kembali dan semoga ia dapat meleburkan dosa dan mendapat keampunan-Nya.

Friday, September 4, 2009

~kesedihan

Assalamualaikum pembuka bicara..

*******************************

Emosi sedih amat sinonim dalam jiwa insan yang bergelar manusia. tanpa perasaan sedih manusia tidak kenal erti setitis air mata. Allah menciptakan perasaan ini agar manusia berfikir kenapa bahawa hidup ini tidak menentu. kadang-kadang kita melihat sinaran mentari, kadang-kadang pula kita melihat keindahan pelangi tetapi kadang-kadang langit tidak selalu cerah, suram malam tidak berbintang, dan hujan pula turun membasahi bumi. Inilah kehidupan kita sebagai hamba Allah. Allah mnciptakan kesedihan agar manusia tahu menilai erti sedih.

Sedih ertinya kita berdukacita dengan pengalaman hidup yang menimpa diri kita iaitu sesuatu yang menghalang keinginan hati kita. semua insan pasti merasai sedih kerana kita dianugerahkan perasaan. namun begitu, kesedihan yang melanda adalah disebabkan beban pengalaman mengatasi kekuatan diri. kita akan merasai sedih apabila sesuatu yang kita tanggung tidak dapat kita pikul sebaik-baiknya ataupun kita gagal memikulnya ataupun kita terseksa ketika memikulnya. percayalah kekuatan kita hanya kita peroleh apabila kita memikul beban itu, jika tidak masakan kita kenal sejauh mana kekuatan kita.


mereka yang gagal adalah mereka yang cepat berputus asa. inilah punca kesedihan itu berlaku. namun begitu, tidak semua perasaan sedih itu disebabkan oleh faktor yang negatif tetapi perasaan sedih akan muncul apabila kesedaran terbit dalam diri kita. kesedihan juga disebabkan oleh perasan keharuan dalam memperoleh sesuatu yang tidak disangka.


inilah istimewanya perasaan sedih. cuba kita semua renung kembali, kenapa kita bersedih dan untuk apa kita bersedih. andainya sedih itu menguasai diri kita.. janganlah biarkan diri kita sentiasa bersedih kerana Allah sentiasa menemani kita......


wallahua'lam...

~nilai air mata itu


Inilah nilai air mata seorang PEJUANG....



kerana kutahu Engkaulah Pencipta kesedihan.. pasti ada hikmah disebaliknya..




Biar ku sendiri...berjalan mencari hikmat kesedihan itu.. inilah kekuatanku..


dikala kusedih, duka dan lara....


andai air mata darah sekalipun, tetapi untuk siapa air mata itu dititiskan....



setiap nilaian titisan air mata itu amat berharga bagi mereka yang tahu menilainya




bermulanya kesedihan itu dengan air mata






Blog Widget by LinkWithin